ROCHIES MART - BELANJA MURAH DAN BERKAH
  • Kirim topik baru
  • Kirim balasan

GAZA NEWS UPDATE

Share

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Tue Feb 02, 2010 7:34 am

Barhum: Klaim Israel Upaya Lari Dari Pengadilan Internasional
[ 01/02/2010 - 01:34 ]


Gaza-Infopalestina: Juru bicara gerakan perlawanan Hamas, Fauzi Barhum menegaskan, klaim Zionis yang menyatakan telah memberikan sanksi pada sejumlah komandan agresi Zionis ke Gaza, upaya lari dari pengadilan internasional.

Klaim tersebut, ungkap Barhum bukti jelas dan pengakuan resmi mereka telah melakukan kejahatan perang di Gaza setahun yang lalu dengan menggunakan bom poshpor putih yang dilarang di dunia internasional.

Barhum menegaskan hal ini dalam pernyataan tertulisnya yang dilansir infopalestina, Senin (1/2). Ia menyatakan, kebijakan tersebut sebagai upaya lari dari tanggung jawabnya, terutama menjelang semakin dekatnya waktu pembahasan laporan Goldestone ke Dewan Keamanan PBB sebagai jalan menuju pengadilan internasional.

Dalam hal ini Barhum meminta masyarakat internasional untuk mendorong secepatnya pengajuan para pemimpin Zionis ke meja hijau. Merekapun telah mengakui telah melakukan kejahatan terhadap rakyat Palestina di Gaza

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Tue Feb 02, 2010 7:36 am

Mesir Tangkap Petinggi Hamas Sepulang Mengantar Ayahnya Berobat
[ 01/02/2010 - 03:53 ]


Kairo – Infopalestina: Surat kabar Mesir, "al Yaumu al Sabi" mengungkapkan bahwa unsur-unsur "Kedutaan Besar Palestina" di Kairo, telah menyampaikan kepada pihak berwenang Mesir bahwa Ibrahim Ma’ruf adalah petinggi Gerakan Perlawanan Islam Hamas, yang ditangkap pihak berwenang Mesir sebelum masuk Jalur Gaza melalui penyeberangan Rafah bersama ayahnya yang sakit.

Sementara itu pihak keamanan Mesir di utara Sinai, terus melakukan penyelidikan terhadap Ibrahim Ma’ruf yang ditangkap pada hari Kamis lalu (28/1) ketika kembali bersama ayahnya yang sakit, setelah menjalani pengobatan selama 22 hari di Mesir.

Surat kabar Mesir ini dalam edisi Minggu (31/1) mengatakan, "Saat petinggi (Hamas) ini masuk Mesir dengan ayahnya, pihak keamanan Mesir sama sekali tidak mengungkap tabiat pekerjaan dan tugasnya. Dia tinggal di Kairo selama masa perawatan ayahnya."

Koran ini menambahkan, "Saat para staf Kedutaan Besar Palestina di Kairo melakukan koordinasi untuk kepulangan para pasien ke Jalur Gaza dari Kairo, mereka menginformasikan pihak Mesir hal yang sebenarnya bahwa salah seorang yang mendampingan pasien adalah seorang perwira dari gerakan Hamas, dari situlah kemudian pihak keamanan Mesir menangkap Ibrahim Ma’ruf saat pulang kembali ke Jalur Gaza.

Sumber-sumber keamanan Mesir mengatakan bahwa penyelidikan terus berlanjut terhadap pejabat Palestina tersebut. Diperkirakan korban akan dibawa ke Kairo untuk menyelesaikan penyelidikan. Sumber-sumber ini tidak mengungkapkan sumber hakikat "tuduhan" yang diarahkan kepada Ma’ruf

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Tue Feb 02, 2010 7:38 am

Dilema Amerika dalam Krisis Turki – Israel


Muhammad Said Idris

(El-Khaleej Emiret)

Diam-diam Amerika menyimpang krisis politik, atau lebih tepat krisis diplomasi. Ini akibat menegangnya hubungan dua sekutunya di Timut Tengah; Israel dan Turki. Ketegangan terjadi menyusul wakil PM Israel, Dany Alion secara sengaja menghina Dubes Turki di Tel Aviv dan mengancam presiden Turki Abdullah Gul agar menarik Dubesnya. Hubungan makin menegang pada saat Israel tidak meminta maaf.

Amerika mengandalkan hubungan dua sekutunya Israel – Turki karena dianggap mendasar bagi dukungan kepentingan Amerika di Timteng. Di sisi lain, hubungan itu untuk mendukung keamanan dan eksistensi Israel di kawasan tersebut. Karenanya, jika Amerika melakukan intervensi kepada salah satunya akan menimbulkan dampak negative, baik dalam hubungan dengan Israel atau Turki. Pilihan ideal bagi Washington adalah diam. Meski begitu, Amerika tanpa mendorong Israel agar segera mengatasi krisis tanpa menimbulkan blok baru yang menghimpun Turki, Iran dan negara-negara Arab lainnya yang bisa membahayakan kepentingan Amerika dan menggagalkan proyek Amerika. Termasuk proyek perdamaian konflik Palestina – Israel. Amerika jangan sampai peran penting Turki mendukung kepentingan Amerika atau jangan sampai Israel terputus dalam hubungannya dengan negara-negara Timteng.

Meski pemerintah Israel berhasil mengekang krisis dengan cara memaksa Danny Alion untuk meminta maaf melalui surat resmi kepada Ahmad Ago Chelkol Dubes Turki di Tel Aviv, dan meski Turki menerima permintaan maaf itu dan Ehud Barack, Menhan Israel berkunjung ke Turki menyampaikan secara lisan, meski Wajdi Jocsel Menhan Turki menegaskan “kami bertetang dan memiliki kepentingan bersama”, namun akar ketegangan masih ada. Tidak ada yang menjamin Washington bisa meredam hubungan kedua sekutunya sesuai dengan yang diinginkan.

Memang, PM Turki Recep Taeb Erdogan menyatakan menerima permintaan maaf Israel secara resmi. Namun ia menolak bertemu dengan Menhan Israel ketika berkunjung ke Ankara. Hal yang sama dilakukan Presiden Abdullah Gul dan Menhan Turski Elkir Bashbosh. Erdogan menyatakan tidak akan mengubah politiknya terhadap Israel selama tidak mengubah politik permusuhannya terhadap Palestina dan menolak perdamaian. Ia menegaskan, Ankara akan tetap membela kebenaran dan melawan kedlaliman. Ia menegaskan, bahwa krisis diplomasi dengan Israel mengungkap bahwa tidak ada yang boleh berani bermain-main dengan Turki. Lebih penting dari itu, sikap elit politik Turki itu mendapatkan respon positif luas dari kalangan cendikiawan Turki dan publiknya.

Pada saat lembaga HAM mengajukan tuntutan atas Ehud Barack dan meminta agar ia ditahan karena dianggap penjahat perang dan kemanusiaan di Jalur Gaza, kolumnis Murad Backer di harian Radical Turki menilai peringatan yang disampaikan presiden Abdullah Gul akan menarik dubesnya bisa ditafsirkan bahwa itu sebagai “akhir era keemasan Israel di kawasan regional kolumnis Sameh Adnier di harian Harayet menyampaikan hal senada bahwa tindakan akan semakin mengucilkan dirinya sendiri.

Bisa jadi sikap-sikap politik ini mengungkapkan perubahan hakiki dalam perpolitikan dan sikap publik Turki terhadap Israel. Namun di sisi Israel sendiri tidak ada perubahan. Israel tetap arogan. Tindakan Ailon hanya merespon gagasan langsung Menlu Israel Avidgor Lieberman yang bertemu dengan dubes-dubes Israel di luar negeri dan meminta untuk tidak lembek dalam bersikap dengan pihak luar negeri. Ini yang menuntun Ailon untuk semakin arogan meski sudah meminta maaf. Situs Yediot Aharonot melansir ucapannya bahwa “Anjing menggonggong kafilah berlalu, Israel keluar sebagai yang beruntung dalam kasus krisis Ailon dan hasilnya sekarang Turki akan lebih waspada dengan statemen-stamennya.” Sementara Lieberman menyatakan usai pertemuannya dengan Menlu Norwegia mengomentari krisis dengan Turki, “Kami berharap Turki menghormati Israel dan yahudi”.

Perkembangan-perkembangan selanjutnya akan mengungkap hakikat sebenarnya dalam hubungan Turki dengan Israel. Namun Amerika tetap tidak mampu melakukan perannya secara serius meredah ketegangan. Artinya tantangan Washington di kawasan regional makin bertumpuk

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Tue Feb 02, 2010 7:40 am

10 Kesalahan Obama di Mata Israel

Dr. Yossi Beilin, mantan Menteri Israel

Bukan hanya salah dalam tingginya ekspektasi, namun Obama melakukan sedikitnya 10 kesalahan. Dalam wawancaranya dengan majalah Times, pemimpin Amerika ini terungkap kegagalannya dalam menajemennya dalam menjalankan politik antara Israel dan Palestina.

Obama menuding kedua pihak (Israel dan Palestina) bersalah tanpa menjelaskan seberapa jauh hambatan yang diciptakan oleh masing-masing pihak. Soal dirinya, Obama merasa dirinya hanya salah karena terlalu tinggi ekspektasinya.

Obama salah dalam prilakunya karena pemerintahan penuh dengan niat baik tapi tidak memiliki kemampuan untuk mewujudkannya.

Selain 10 itu, Obama juga melakukan kesalahan karena tidak berani membayar harga perdamaian atau menghukum Palestina yang melempari mahkota Obama dari atas pohon.

Inilah 10 kesalahan Obama itu:

1. Ia tidak pernah membaca literature yang beredar pasca kegagalan Cam David, tidak tahu jalan bagaimana mengawali perundingan.
2. Ia menunjuk George Mitchael untuk menjalankan tugas yang lebih besar dari kemampuannya. Seharusnya ia mengetahui terlebih dulu.
3. Setelah ia menjelaskan bahwa perdamaian di Timteng adalah kepentingan Amerika, ia mundur dan menegaskan bahwa “yang lebih ingin terwujudnya perdamaian adalah Israel dan Palestina”.
4. Soal syarat yang ia ingin agar membekukan permukiman sebelum menggelar kembali perundingan Israel – Palestina, seharusnya Obama menyadari bahwa setiap syarat seperti ini akan menunda perundingan dalam jangka panjang karena kompensasinya mahal.
5. Ia menyia-nyiakan beberapa bulan tanpa menjelaskan pengertian pembekuan permukiman. Jika ia gunakan untuk menyerukan kedua pihak agar kembali kepada perundingan dengan beberapa syarat yang sudah disepakati sebelumnya maka akan terwujud perundingan dari awal.
6. Obama tidak konsisten dan tegar dalam mengusulkan syarat di atas. Ia tidak paham bahwa jika Obama mengalah dari esensi pembekuan permukiman Israel maka Palestina tidak akan turun untuk berdamai.
7. Ia tidak segera menolak statemen Menlu Amerika Hillary Clinton bahwa pembekuan adalah tindakan yang sudah ada sebelumnya dalam pemerintahan Israel yang tidak boleh terulang. Sikap Obama ini membuat perasaan Palestina bahwa Amerika berusaha menjual barang dagangan rongsokan dengan kemasan menarik.
8. Ia ngotot agar kedua pihak Israel dan Palestina menggelar konferensi di September lalu. Semuanya datang, namun tak ada kata-kata yang keluar dari seorang pun kepada pihak lain di sana. Di sinilah perasaan pesimis atas perundingan itu semakin kuat.
9. Obama meminta kepada Abu Mazen menuntut PBB tidak membahas laporan Goldstone. Obama tidak paham bahwa permintaan itu akan membuat pemimpin Palestina ini disebut sebagai orang yang tidak bisa memimpin rakyatnya.
10. Obama terlalu tinggi berharap – dalam wawancara dengan Times – yang tidak berangkat dari tujuan pasti atau bagian dari politik umum. Ia seakan seorang yang berbicara lepas tanpa menyadari bahwa wartawan bisa menilai kesalahannya dalam karena tidak bisa memperkirakan hambatan yang ada dari masing-masing pihak.

Obama lupa bahwa ia presiden Amerika. Apa yang ia lakukan, meski hanya membunuh lalat, akan ditatap oleh milyaran mata. Setiap kata-katanya memiliki bobot dan pengaruh. Inilah setahun hilang tanpa ada kecurigaan bahwa pembicaraannya telah membuang peluang yang diberikan kepada kami sebagai negara Israel. (Israel to Day, 26 Januari 2010)

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Tue Feb 02, 2010 7:41 am

Israel dan Pencurian Air Palestina

Nabil Sahli

Aljazeera.net

Sejumlah laporan dari lembaga internasional maupun Palestina akhir-akhir ini menunjukan air di sejumlah kota ataupun daerah di Terpi Barat, terutama Betlehem mengalami kekeringan. Warga pemukim Israel menghabiskan air enam kali lipat dibanding warga Palestina, sebagai pemilik hak atas tanah yang dirampas oleh mereka, termasuk sumber airnya.

Dari pemantauan di lapangan terbukti, kegiatana perluasan permukiman Israel berbarengan dengan penggusuran sumber-sumber air bagi bangsa Arab. Dalam kaitan ini, departe,en luar negeri Inggris menyebarkan data rahasia yang ditulis oleh Ben Goregon tahun 1941, “kita harus ingat demi eksistensi negara Yahudi, maka sungai Yordania dan Litani harus berada di dalam perbatasan Negara kita”.

Buntui dari keyakinan ini, pada Mei 1948, Israel memperluas wilayah kekuasaaya dengan menguasai sebagai besar sumber-sumber ai Palestina. Sejumlah instansi khusus Israel bekerja untuk merealisasikan proyak-proyek pengairan. Yang terbesar adalah proyek, “pengaliran air nasional”, untuk mentransfer air dari Danau Tiberias ke Negev gurun, yang yang luasnya 50 % lebih dari wilayah Palestina historis.

Urgensi air bagi Negara Zionis

Sejumlah sastra gerakan Zionis sebelum pembentukan Negara Israel menyebutkan tentang pentingnya air guna melanggengkan Negara Zionis. Keyakinan ini juga ditegaskan dalam dokumen terbit setelah Kongres Zionis Pertama yang diselenggarakan di Basel, Swiss pada akhir Agustus 1897. Pentingnya air unuk proyek Zionis juga ditegaskan sejumlah pemimpin Israel setelah berdirinya Negara Israel pada Mei 1948.

Para pemegang kebijakan serta perancang Israel, satu haripun tak pernah luput dari pembahasan ataupun rencana untuk menguasai sebanyak mungkin sumber-sumber air Negara Arab. Baik yang berada di wilayah Palestina ataupun Negara arab lainya. Dengan demikian perbatasan wilayah Israel semakin luas dari sisi geografis sejak tahun 1948, bersamaan dengan perang bulan Juni 1967. Dan itu juga yang melatar belakangi pembangunan tembok rasial yang mulai dikerjakan pada tahun 2002 yang menghabiskan 50 % wilayah Palestina di Tepi Barat seluas 5800 Kilo meter persegi.

Persiapan menuju penguasaan terhadap sumber air Tepi Barat

Untuk menunjukan betapa pentingnya air bagi daerah-daerah jajahan Palestina 1967 bagi Israel adalah dengan penerbitan sejumlah keputusan palsu untuk memperluas jangkauan air di Tepi Barat. Dan diantara keputusan penting adalah keputusan tujuh Juni 1967 yang menyebutkan, tanah yang dirampas tersebut adalah milik Israel. Untuk itu dikeluarkan keputusan pemerintah untuk menguasai sumber-sumber air. Mereka melarang warga Palestina membuat sumur-sumur baru atau memperbaiki sumur lama. Dengan keputusan itu, pemerintah Israel dapat menguasai sebagian besar sumber-sumber air milik Palestina di Tepi Barat.

Akibatnya, masalah kekurangan air menjadi masalah yang serius di wilayah Palestina yang mengancam kehidupan rakyat di masa yang akan datang. Termasuk masalah pertanian mereka yang akan meminggirkan sector pertanian dan meningkatkan pengangguran yang telah mencapai 60 % dari masyarakat Palestina secara kesuluruhan di Tepi Barat.

Pada saat yang sama, tidak ada langkah-langkah serius baik dari Palestina maupun Arab untuk membatasi masalah pencurian air ini semakin meluas. Di sisi lain, komisi-komisi Israel yang bertanggung jawab dalam masalah ini, tambah mengintensifkan kegiatanya untuk menghadapi perang dengan Palestina di masa yang akan datang.

Demografi Palestina dan krisis air di masa yang akan datang

Melalui sejumlah rancangan dan politisasi, Israel berhasil menguasai 81 % sumber-sumber air Palestina selama rentang 1967 hingga 2009. Berdasarkan hasil kajian bahwa sumber air milik Palestina mencapai 750 juta meter kubik pertahun.

Walau sudah ada kesepakatan dalam masalah pemindahan 80 juta meter kubik air dalam satu tahun untuk Palestina, namun pemerintah Israel masih bisa mengelabuinya. Sementara rakyat Palestina di Tepi Barat membutuhkan 150 juta meter kubik pertahunya. Tetapi 50 % saja tidak terpenuhi, bersamaan dengan peningkatan jumlah penduduk di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang mencapai empat juta orang pada tahun 2009. Maka kebutuhan airpun terus meningkat.

Masalah krisis air tidak hanya menimpa Tepi Barat, juga Jalur Gaza. Meningat padatnya permukiman pendudukan yang menempati wilayah yang tak lebih daro 364 kilometer persegi. Dimana pendudukny a membutuhkan 120 juta meter kubik pertahun. Sementara yang bisa ditampung dari air hujan tak lebih dari 45 juta meter kubik saja.

Situasi ini diciptakan oleh siasat perpolitikan Israel yang akan menyebabkan masalah baru berupa kesehatan, akibat tercemarnya air. Dan berdasarkan sejumlah kajian menunjukan Israel telah menghabiskan 90 % sumber air yang terbarukan setiap tahunya untuk keperluan rumah tangga, pertanian dan industry.

Tanpa menguasai sumber-sumber alam, terutama arteri kehidupan seperti air, tak mungkin kita berbicara tentang Negara Palestina merdeka yang mempunyai kedaulatan sepenuhnya. Dan tidak akan ada perdamaian sesungguhnya antara Palestina dan Israel. Oleh karena itu, penting kita membicarakan masalah air ini setelah maalah Arab dan undang-undang bisa diselesiakan

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Tue Feb 02, 2010 7:44 am

Penjajah Zionis Puas dengan Pembunuhan Mabhuh oleh Mossad
[ 01/02/2010 - 06:57 ]


Gaza – Infopalestina: Di bawah judul "Lengan Panjang" media-media Zionis pada hari Minggu (31/1), melaporkan bahwa pembunuhan pemimpin Brigade al Qassam, Mahmud Mabhuh (Abu-Abed) mencermiinkan kepuasan pada "Israel". Karena Mabhuh adalah pejabat senior jaringan Gerakan Perlawanan Islam Hamas dan sayap militernya sejak ia menyandera dua serdadu "Israel" yang dibunuh pada tahun 1989 dan penyelundupan senjata ke Jalur Gaza.

Media-media Israel mengakui bahwa yang menghabisi Mabhuh adalah regu pembunuh terlatih yang berhasil dilarikan diri Emirat Dubai, beberapa jam sebelum identifikasi tubuh korban, setelah regu pembunuh ini masuk ke kamar korban di hotel dan menyengatnya dengan listrik kemudian membunuhnya dengan cara mencekik korban.

Penyelundup Pertama

Di bawah judul "Penyelundup No 1" koran Israel "Yediot Aharonot" memperkirakan beberapa cara yang dilakukan Mahmud Mabhuh untuk membantu perlawanan Palestina. Berkas Mabhuh di pihak intelijen Zionis, menurut Yedeot Aharonot, mengharuskan identifikasi "bahaya jelas dan segera".
Surat kabar Israel ini mengatakan, "Lengan panjang Mossad di belakang pembunuhan Mahmud Mabhuh, sebagai orang yang bertanggung jawab tentang jaringan penyelundupan senjata dan sarana perang ke Gaza di dalam gerakan Hamas. Kebutuhan untuk menghentikannya tidak saja melalui penutupan rekeningnya karena penculikan dua serdadu Israel Ilan Saadoun dan Avi Saspurts dan pembunuhan keduanya pada tahun 1989."

Paling Diburu Penjajah

Harian Israel Yedeot Aharonot menambahkan, "Setelah aksi-aksi penculikan yang dilakukan, Mabhuh menjadi salah satu nama yang menonjol dalam daftar "buron Israel. dia melarikan diri dari Gaza ke Libya. Dari Libya dia menuju kamp pengungsi Yarmuk di Damaskus. Di sana Mabhuh menjadi sekretaris pemegang dana gerakan Hamas Izzuddin Khalil. Kedua orang ini fokus pada pendirian pusat-pusat dana sumbangan untuk Hamas di sejumlah komunitas Islam yang kaya di dunia. Cukup lama keduanya mempereratkan hubungan dengan Iran, forum-forum Hizbullah di Lebanon dan Turki."

Surat kabar kabar ini melanjutkan, "Sekali saja Khalil ditangkap, tetapi dibebaskan hanya beberpa waktu kemudian. Sedangkan Mabhuh, sekalipun belum ditangkap dan terus melanjutkan aktivitasnya, dia hanya mengumpulkan sumbangan. Dia juga mulai mengatur pengiriman aktivis Hamas dari Gaza untuk dilatih di Iran."

Mabhuh, Pelaksana Penting

Menurut koran Israel, pada bulan September 2004 Izzuddin Khalil “dihabisi” dalam “aneh" di jantung kota Damaskus. Mabhuh mewarisi beberapa tugas yang diemban sahabatnya yang telah meninggal. Mabhuh memiliki peran penting dalam menyediakan dana untuk operasi Hamas dan sayap militernya. Aharonot mengatakan, "Dia bekerja dari Damaskus. Namun dia lebih banyak melakukan perjalanan ke Iran dan negara-negara Teluk. Dari sana dia mengatur beberapa pengiriman. Bahkan Mabhuh menghadiri beberapa percobaan dan presentasi sarana perang baru yang dikembangkan yang dilaksanakan di Iran dan produksi di Suriah. Dari sana kemudian senjata tersebut ditransfer ke Gaza."

Koran Israel ini mengklaim bahwa serangan yang dialami sejumlah pengiriman senjata dari Iran dan Hizbullah untuk Hamas dalam periode terakhir (termasuk serangan di Sudan tahun lalu) memaksa Mabhuh melakukan upaya sangat besar untuk menyembunyikan pengiriman dan mengalihkan ke rute baru dan orisinil ke Gaza. Hal inilah yang menjadi alasan keberadaannya di Dubai, di mana ia meninggal.

Rincian Menarik Diungkap "The Times"

Surat kabar "The Times" dalam edisi bahasa Inggris hari Minggu (31/1) mengungkap bahwa Satuan Elit Pembunuh nelakukan operasi pembunuhan atas pemimpin Brigade al Qassam Mahmud Mabhuh pada tanggal 25 Januari.

Koresponen surat kabar The Times, Uzi Mahniimi, di Tel Aviv mengatakan, "Satuan pembunuhan khusus – yang tidak disebutkan identitasnya – berhasil membunuh Mabhuh selama tinggal di hotel "al Bustan Rotana"di Dubai." Koresponden ini menambahkan bahwa para pembunuh itu menyuntik Mabhuh dengan obat keras hingga menyebabkan serangan jantung. Hal itu dilakukan untuk menunjukkan bahwa kematiannya seolah-olah karena serangan jantung. Hal itu yang diungkap para dokter lokal pada awalnya di Dubai.

Para pembunuh ini memotret semua dokumen yang ada pada pemimpin alQassam tersebut dan meletakkan tulisan "Please Do Not Disturb" pada pintu kamarnya di hotel setelah pembunuhan terjadi.

Koresponen The Times mengatakan bahwa para pegawai hotel menemukan mayat Mabhuh di kamar setelah makan siang pada hari 20 Januari lalu dan para dokter mencatat kematian diakibatkan oleh serangan jantung, tanpa mengisyaratkan adanya jejak yang membuktikan terjadinya kejahatan.

Setelah sembilan hari kematian Mabhuh, sampel darahnya dikirim ke ibukota Perancis Paris untuk dilakukan pemeriksaan dan analisis forensic. Di sini ditemukan adanya bekas-bekas racun dalam tubuhnya.

Laporan surat kabar "The Times" ini sejalan dengan apa yang dilaporkan oleh Hamas, saat kematian Mabhuh. Bahwa dia meninggal karena serangan jantung. Kemudian gerakan mendapatkan kepastian bahwa kematian Mabhuh bukanlah kematian yang wajar tapi dibunuh, hal itulah yang ditegaskan "The Times".

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Fri Jul 23, 2010 2:01 pm

Milisi Abbas Tangkap 7 Kader Hamas
[ 22/07/2010 - 02:42 ]

Tepi Barat – Infopalestina: Milisi Abbas terus menggelar aksi penangkapan terhadap kader Hamas di Tepi Barat, terakhir mereka menangkap tujuh orang di Nablus dan Hebron.

Sumber-sumber lokal menyebutkan hari ini Kamis (22/7) bahwa di Nablus, milisi Abbas meggelar aksi penyergapan dan penggerebekan rumah-rumah warga di kota itu. Korban yang ditangkap diketahui bernama Ustad Thalab Dzauqan (55) kepala SMU Islam, Samir Shahin bendara di sekolah tersebut dan Nawaf Abu Ayyash, Samir Misrin dan eks tahanan Amir Misri pelajar Universitas An-najah.

Milisi Abbas uga menangkap seorang pelajar Muhammad Thariq di Universitas An-Najah. Selain itu juga menangkap eks tahanan Muhammad Said Harah dan Dr. Nabel Masud Antri. Mereka semua pernah ditangkap milisi Abbas.

Di Hebron, milisi Abbas menangkap kakek Muhammad Ismail Qabajah (65) di baldah Tarqumiah, ayah dari korban penangkapan Ismail Muhammad Qabajiah. Padahal sang kakek sedang sakit jantung keras dan kini ia guru di kursi roda

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Fri Jul 23, 2010 2:03 pm

Israel Bunuh dan Lukai 2 Warga di Selfit
[ 22/07/2010 - 07:59 ]

Selfit – Infopalestina: Pasukan Israel mengumumkan bahwa mereka membunuh seorang warga Palestina dan melukai seorang lainnya karena keduanya diduga berusaha menyerobot ke permukiman yahudi Burkan di Selfit Tepi Barat pagi hari ini Kamis (22/7).

Radio Israel menyiarkan bahwa pasukan Israel memantau dua warga Palestina salah satunya bersenjata ketika berusaha melintasi perbatasan permukiman yahudi yang terletak di distrik Haris Selfit dekat kota Nablus Tepi Barat.

Radio Israel menambahkan bahwa pasukan Israel menembaki ke arah keduanya sehingga salah satu gugur syahid salah satu orang yang tidak bersenjata dan yang lainnya terluka

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Fri Jul 23, 2010 2:05 pm

Satu Gugur Syahid Akibat Rudal Israel di Khanyunis
[ 23/07/2010 - 02:10 ]



Gaza – Infopalestina: Seorang mujahid dari brigade Al-Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam, Kamis (22/7) meninggal syahid, akibat luka yang dideritanya, terkena tembakan rudal Zionis ke sebelah timur Khanyunis, selatan Gaza.

Dengan gugurnya anggota brigade JI ini, jumlah korban syuhada yang meninggal akibat gempuran Israel dalam 24 jam ini bertambah menjadi empat orang.

Sementara itu, menurut sumber di Jihad Islam mengatakan, anggotanya yang bernama, hatim Muhammad Bardawil (21 tahun) dari kamp pengungsian Khanyunis akhirnya gugur sebagai syuhada menyusul luka-lukanya yang parah akibat tembakan rudal Israel di distrik Qararah, kemarin sore.

Sumber lokal menyebutkan, sebelumnya tank-tank Israel melessakan rudal mereka ke areal pertanian di Qararah, akibatnya seorang mejahid perlawanan terluka. Walau tim medis sudah berusaha mengevakuasi korban ke rumah sakit Nasher, namun karena luka-lukanya yang cukup parah, ia tak bisa terselamakan. Hingga kini, wilayah tersebut masih diwarnai ketegangan.

Dengan meninggalnya mujahid Bardawil, jumlah korban syahid akibat gempuran Israel bertamnbah menjadi empat orang. Yaitu, Muhammad hatim Shabri Kafaranah (23 tahun), Qasim Kamal Shanbari (20 tahun), Bilal Mahmud Abu Lubdah (23 tahun) dan terakhir Muhammad Bardawil (21 tahun).

v-ranger
Super Moderator
Super Moderator

Number of posts: 754
Age: 16
Location: In your heart...
Points: 292

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by v-ranger on Sat Jul 24, 2010 5:35 pm

heru zulkarnain wrote:

Dengan meninggalnya mujahid Bardawil, jumlah korban syahid akibat gempuran Israel bertamnbah menjadi empat orang. Yaitu, Muhammad hatim Shabri Kafaranah (23 tahun), Qasim Kamal Shanbari (20 tahun), Bilal Mahmud Abu Lubdah (23 tahun) dan terakhir Muhammad Bardawil (21 tahun).


4 org??? pas kapan ini???


_________________

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Mon Jul 26, 2010 11:13 am

Liat tanggal informasinya tertulis dam..


_________________
  • Kirim topik baru
  • Kirim balasan

Waktu sekarang Fri Jul 30, 2010 6:42 am