ROCHIES MART - BELANJA MURAH DAN BERKAH
  • Kirim topik baru
  • Kirim balasan

GAZA NEWS UPDATE

Share

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Sat Feb 28, 2009 6:01 pm

Komite Perlawanan : Persatuan Palestina Jaminan Hakiki Untuk Hadapi Zionis
[ 26/02/2009 - 01:14 ]

Gaza-Infopalestina : Anggota Pimpinan Biro Politik Komite Perlawanan Rakyat, Syaikh Zuhair Al-Qaisy menegaskan, persatuan nasional Palestina adalah jaminan hakiki untuk menghadapi segala tantangan yang menghadang masalah Palestina di masa yang akan datang. Bersamaan dengan pembentukan susunan pemerintahan ultra kanan Zionis yang bertujuan meyahudian Al-Quds terjajah dan mencapolok Tepi Barat dengan siasat permukiman.

Al-Qaisy menjelaskan hal ini Kamis (26/2) yang dilansir infopalestina. Ia mengatakan, sangat penting menghadapi segala tantangan yang menghadang Palestina di masa yang akan datang melalui persatuan dan keteguhan sikap Palestina yang dibangun di atas Fondasi yang jelas berupa berpegang teguh pada hak-hak dan prinsif.

Ia menegaskan, pentingnya pertemuan antara sesama warga Palestina demi mencapai kepentingan bersama serta menghancurkan musuh. Disamping memperkuat pilihan yang telah ditempuh para mujahidin dan para syuhada. Yang penting bagi faksi-faksi perlawanan saat ini adalah melindungi proyek persatuan dan membangun masyarakat Palestina secara kokoh.

Dalam pada itu, Qaisy meminta gerakan Hamas dan Fatah serta faksi-faksi lainya bertanggung jawab lebih, dalam membaca misi yang diemban rakyat berupa perjuangan dan aksi perlawanan terhadap alat-alat perang Israel. ia menegaskan, jangan dibiarkan rakyat terluka untuk kesekian kalinya dengan terus menerus berada dalam perpecahan.

Qaisy juga meminta Negara-negara Arab untuk meningkatkan usahanya dalam menyatukan barisan Palestina. Semua pihak diharapkan dalam satu sikap dalam berusaha mencari titik temu dan mencari solusi perbedaan atas dasar rekonsiliasi Palestina yang satu. Hal ini menuntut semua pihak mendukung upaya rekonsiliasi Palestina secara serius. (asy)

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Sat Feb 28, 2009 6:03 pm

Menteri Wakaf Serukan Aksi Kecam Penyerbuan Zionis di Komplek al Aqsha
[ 27/02/2009 - 09:34 ]

Gaza – Infopalestina: Menteri Awqaf dan Urusan Agama Palestina, Thalib Abu Sher mengecam penyerbuan kaum ekstrimis Yahudi ke pelataran masjid al Aqsha dari pintu sebelah barat “Al Mughariba”, dengan dikawal polisi Israel, untuk melaksanakan sebagian riual khususnya tentang ideology Talmud.

Thalib mengatakan dalam siaran pers yang dikeluarkan Kamis (26/2), “Upayapara pemukim Yahudi menyerbu area masjid al Aqsha dengan dijaga polosi Israel dan upaya menahan sejumlah jamaah di dalam pusat penahanan. dalam mangkuk Dome of Rock yang ada di dalam msjid Masjid al Aqsa untuk ditangkap dan dibawah, serta penengkapan dan penghentian di luar masjid al Aqsha. Semua itu merupakan perkembangan berbahaya dan eskalasi yang berlum pernah terjadi untuk yahudisasi Masjid al Aqsa dan serangan terang-terangan pada kaum muslimin di atas bumi ini."

Menteri Awqaf menjelaskan tindakan rasisme dari kelompok radikal Zionis yang didukung pemerntahnya, ini adalah bagian dari rencana sistematis dan dibacking Amerika. Tujuannya adalah yahudisasi kota suci al Quds dan proyeksi karakter demografi Zionis Israel di sana.

Dia menyerukan masyarakat Arab dan negara-negara Islam untuk bergerak dan keluar melakukan aksi memprotes tindakan kriminal Zionis, yang menambah rangkaian kejahatan terhadap kota al Quds dan masjid al Aqsha. Mengutuk keputusan pemerintah penjajah Israel, khususnya untuk penghancuran 88 rumah dan pengusiran 1500 warga dari rumah-rumah mereka di kampung Bustan, daerah Silwan, bedekatan dengan Masjid al Aqsa.

Dia menyerukan Organisasi Konferensi Islam (OKI), Liga Arab, Gulf Cooperation Council (Dewan Kerjasama Teluk), PBB dan seluruh dunia yang bebas untuk melakukan intervensi di lembaga-lembaga internasional untuk menghentikan praktek-praktek Zionis Israel terhadap masjid al Aqsa dan Kota Suci al Quds. (seto)

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Sat Feb 28, 2009 6:05 pm

Yayasan al Aqsha: Desa Silwan di al Quds Terancam Yahudisasi
[ 27/02/2009 - 09:35 ]

Alquds – Infopalestina: Yayasan al Aqsha menegaskan adanya bahaya besar yang mengancam kampung al Bustan di desa Silwan, al Quds, dan pentingnya aktivis Islam dan Arab bergerak untuk menyelamatkan al Quds dari yahudisasi dan melindungi Masjid al Aqsa.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Kamis (26/2), yayasan al Aqsha mengatakan, "Bahaya mengencam desa Silwan selama bertahun-tahun ketika penjajah memperbanyak gigi-gigi jahatnya; ingin menelan al Quds dan Masjid al Aqsa serta mengambil alih properti dengan mengusir warganya." Yayasan al Aqsha menambahkan, "Cerita tentang Silwan tidak dimulai minggu ini. Adalah salah orang yang berpikir bahwa awal kisahnya adalah saat harian Israel "Ha'aretz" pada Jumat lalu mengungkap tawaran yang diajukan pemerintah kota Yerusalem kepada warga Silwan yang memberikan alternatif tanah pengganti bila mereka setuju secara sukarela mengosongkan rumah-rumah mereka."

Cerita kampung ini dimulai penjajah Zionis menduduki al Quds timur dan Masjid al Aqsa pada 1967, semakin dalamnya aktivitas penggalian di wilayah selatan dan timur dari Masjid al Aqsa, semakin intensifnya pembangunan permukiman Yahudi di al Quds timur, peminggiran warga al Quds, diskriminasi ras, dan penganiayaan agama terhadap warga kampung Silwan.

Yayasan al Aqsha menyatakan pada akhir tahun 1980-an dan awal tahun 1990-an sudah dimulai aksi pengambil alihan melalui pembajakan, penipuan dan kecurangan oleh organisasi-organisasi koloni pemukiman dan pernyiapan rencana yahudisasi menyeluruh terhaap Kota Lama di al Quds dan daerah sekitar Masjid al Aqsa.

Pada saat yang sama terjadi peningkatan pekerjaan penggalian di dataran tinggi Silwan dan lembah Halwa dan Ain Silwan; dimana Silwan berubah menjadi daerah penggalian luas dengan dalih mencari peninggalan Raja Dawud, dan terungkap sejumlah terowongan di dataran tinggi daerah Silwan di selatan masjid al Aqsha.

Pada awal milenium ketiga mulai terungkap besarnya target Zionis Israel terhadap daerah Silwan, terutama di kampung Bustan, dengan penghancuran banyak rumah. Masalah ini mencapai puncaknya pada tahun 2004 ketika arsitek di Kota Yerusalem (al Quds) mengeluarkan perintah penghancuran 88 rumah di kampung Bustan – yakni seluruh kampung – dengan alasan bangunan-bangunannya tidak memiliki izin.

Tujuan sebenarnya dari pemusnahan ini adalah pendirian Taman Taurat dengan nama "Taman Raja Dawud", sebagai salah satu fasilitas bangunan kuil yang mereka klaim.

Yayasan al Aqsha mengatakan, "Kala itu didirikan tenda untuk mempertahankan desa. Diteruskan dengan kegiatan-kegiatan lanjutan sampai saat diumumkan pembekukan pembongkaran rumah. Warga Silwan diminta mengajukan rencana pembangunan menyeluruh untuk kampung Silwan. Mereka segera melakukan permintaan itu. Rencana pembangunan telah disampaikan kepada Komisi Perencanaan Pembangunan Kecamatan di al Quds (Yerusalem). Rencana warga Silwan ini akan disetujui dan diakui. Namun pada saat yang sama diajukan rencana lain oleh pemerintah kotaIsrael. Yaitu rencana yahudisasi daerah Silwan termasuk di dalamnya kampung Bustan. Dan telah diketahui bahwa rencana ini telah disetujui."

Pada hari Rabu, 18 Februari 2009, Komisi Perencanaan Pembangunan Kecamatan di al Quds bertemu untuk membicarakan rencana yang diajukan oleh warga Silwan. Diadakan pertemuan terbuka, yang disusul dengan pertemuan tertutup. Dan diketahui bahwa pemerintah kota telah menolak rencana warga Silwan. Pada saat yang sama wakil dari pemerintah kotaIsrael mengadakan pertemuan dengan warga kampung agar mereka mengosongkan rumah-rumah mereka secara sukarela.

Yayasan al Aqsha menjelaskan, “Kampung Silwan dilingkupi suasana ketakutan dan ketidakpastian, terutama setelah naiknya kelompok radikal kanan Israel ke pemerintahan. Yang menjadi backing kuat bagi pemerintah kota dan organisasi pemukiman, di mana mereka bisa melaksanakan rencananya dengan lebih mudah.

Yayasan al Aqsha meminta dunia Islam dan Arab agar bergerak praktis dan cepat untuk mendukung perjuangan warga Bustan di daerah Silwan, selatan dinding Masjid al Aqsa. Agar gerakan ini mengecam tingkat ancaman terhadap kampung tersebut dan kota Quds secara umum. “Melalui kunjungan dan inspeksi dari tim kami pada situasi saat ini di kampung Bustan, kami merasakan kondisi semacam kesepakatan dari warga al Quds yang tinggal di kampung Bustan dan secara umum warga Silwan bahwa bahawa pembongkaran dan pengusiran massal dapat terjadi kapan saja,” ungkap Yayasan al Aqsha.

Aktivitas "pemukiman" yahudisasi semakin menambak kegigihan dan komitmen orang-orang Silwan dan masyarakat al Quds secara umum. Mereka gigih dan konsisten bertahan di rumah-rumah mereka bertapapun hal ini harus dibayar dengan pengorbanan.

Dalam pada itu, Syaikh Raed Shalah, ketua Harakah Islamiyah di wilayah Palestina 1948, mengatakan, “Kami telah mengunjungi tenda kampung Bustan. Karena kami menyadari bahwa penjajah Israel masih terus melanjutkan kebijakan pembersihan etnis terhadap warga kami di Silwan, sesuai rencana penghancuran mereka, merubahnya menjadi taman agama bersejarah kemudian dilanjutkan pelaksanaan rencana ke arah tanah al Anshari dan seterusnya."

Dia menambahkan, "Pada saat ketika penjajah Israel melakukan pembersihan Silwan dengan bertahap, Israel berupaya melakukan pembersihan etnis di Kota Lama untuk mengeluarkan penduduk al Quds. Untuk melengkapi cincin “pemukiman" yang mengelilingi Masjid al Aqsa. Ini adalah kerakusan dari insitusi Zionis Israel dalam mengontrol Masjid al Aqsa. Ini berarti dalam perhitungan mereka adalah pendahuluan penting untuk membangun kuil dengan mengorbankan masjid al Aqsha.” Raed menegaskan perlunya meneguhkan warga al Quds dalam perjuangan dan mengulurkan bantuan kepada mereka.

Dia menekankan bahwa apa yang terjadi di kota Silwan berupa penggalian terowongan di bawah tanah dan upaya pengusiram warga yang ada di atasnya; menunjukkan hitamnya rencana Zionis Israel yang bertujuan untuk melumpuhkan masjid al Aqsha melalui yahudiasi semua yang ada di daerah-daerah sekitarnya. (seto)

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Sat Feb 28, 2009 6:11 pm

Pembantaian Terhadap Orang Tuaku Terjadi di Depan Mataku (laporan)
[ 27/02/2009 - 12:57 ]

Khanyunis-Infopalestina : Mereka menembakan senjatanya ke arah ayahnya secara seporadis untuk memastikan ia telah mati. Itulah sepenggal kisah yang dituturkan Mubarak Ahmad Syuraikh (34 tahun) warga timur Khan Younis, selatan Jalur Gaza.

Akibat kejadian ini ia masih mengalami trauma terlihat di muka Mubarak. Sebelumnya, ia tidak membayangkan kejahatan Israel bisa menghabisi ayahnya yang sudah kakek-kakek, lahaula wala kuwata illa billah.

Awal Kisah

Mubarak mengisahkan secara rinci peristiwa di hari yang naas itu kepada infopalestina.com. “Pada Kamis 8 Januari lalu, aku bangun dari tidur dan melongok ke jendela dari rumahnya yang sederhana yang terletak di wilayah Qararah, sebelah timur Khanyunis di selatan Jalur Gaza. Sementara rumah ayahnya terletak di bagian timur dari rumahnya. Tiba-tiba aku mendengar suara tembakan secara sporadis. Ia tidak mengira ada operasi Zionis di wilayahnya. Lalu menengok ke arah rumah ayahnya yang sudah berumur 72 tahun tersebut. Mubarak melanjutkan, “Aku melihat ayahku sedang menuju ke sini dan di tanganya ada tongkat untuk membantunya berjalan. Ia berteriak bahwa ia mau ke sini.

Bapakku Jatuh

Mubarak terperangah, bapaknya jatuh di depan matanya. Ia memandang ke tempat terjatuh ayahnya. Dengan suara agak parau ia mengatakan, sebelum aku mengatakan selamat datang dan silahkan masuk, ia sudah terjatuh dan meninggal. Aku mendengar bunyi tembakan yang sangat dekat dan melihat bekas-bekas tembakan mengepul di dinding kandang hewan peliharaanya. Dan ayahku jatuh di depan mataku, ungkapnya.

Saat itu, istriku berteriak histeris dan keenam anaknya pada menangis. Aku panik namun aku tetap sadar dan segera menghubungi pihak ambulans untuk mengabarkan apa yang terjadi.

“Ketika kami akan keluar rumah, kami dikagetkan dengan munculnya segerombolan serdadu Zionis yang mengancam kami dengan senjata. Mereka menodongkan senjata M16 ke arah kami dan memerintahkan kami untuk diam di tempat. Dua serdadu kemudian menghampiri kami dan dua lagi menuju ayahku yang sudah terkapar di atas tanah. Keduanya berdiri persis di atas kepala ayahku dan menggerak-gerakan wajahnya dengan kakinya”, ungkap Mubarak.

Ia kemudian mengumpulkan sisa-sisa keberanianya dan mengatakan, ayahnya tertembak dan butuh pertolongan segera. Namun mereka memerintah kami untuk diam. Mereka mengancam akan menembaki ayahnya kembali jika kami tak mau diam.

Dengan terbata-bata ia meneruskan ceritanya. Sesaat kemudian aku melihat salah seorang serdadu dari mereka mengokangkan senjatanya dan mengarahkanya ke badan ayahku, dari jarak yang sangat dekat. Tak lebih dari satu meter dan dengan kejamnya ia menembaki ayahku hingga tak bergerak lagi.

Aku sangat terpukul, sementara istri dan anak-anakku menjerit dan menangis sejadi-jadinya melihat orang tua mereka dihabisi di depan matanya sendiri. Kemudian aku mendorong serdadu tersebut dan berusaha menghampiri ayahku, namun mereka mendesakku dan memukuliku hingga aku terdorong ke belakang. Mereka kemudian mengikat tanganku dan menggiringku bersama anak dan istriku ke rumah tetanggaku, Sulaiman Abu Dzahir yang berjarak kurang lebih 50 meter. Para serdadu itu kemudian menggiringku bersama anak dan istriku ke ruang kamar mandi di salah satu rumah yang sudah ditinggalkan pemiliknya. Aku sekeluarga terkurung di ruangan itu, sejak jam 7 malam hingga pertengahan malam. Keluargaku ketakutan dan sangat terguncang dengan peristiwa tadi. Mereka mengira, para serdadu itu akan kembali dan menghabisi mereka seperti menghabisi orang tuanya.

Mubarak yang paham bahasa ibrani mengatakan, dari pembicaraan serdadu itu, aku mengetahui bahwa mereka juga mau membunuhku. Salah seorang diantara mereka berkata, “Tembak saja ia dua kali di kepalanya dan lemparkan tubuhnya dekat dengan bapaknya”. Sedianya mereka mau kembali, namun dihalangi oleh salah satu serdadu lainya.

Tepat jam satu dini hari, Jum’at (9/1/2009), mereka menghabarkan akan meninggalkan rumah tersebut. Mereka meminta untuk tidak bergerak sebelum tiga jam keberangkatan mereka. Mereka meninggalkan kami yang terikat tangan dan kaki.

Mencari Jasad Ayahnya

Setelah mereka keluar dari rumah, aku yang dibantu istriku berusaha melepaskan ikatan pada tanganku dan segera keluar rumah untuk mencari ayahku. Aku keluar sendirian tepat pada jam 1 dini hari. Aku segera menuju tempat dimana ayahku ditembak dan terjatuh. Ternyata ia masih ada di sana. Tubuhnya tertelungkup sementara darah berceceran membasahi tanah. Aku berupaya melakukan pertolongan. Namun tampaknya ia sudah tidak bernapas lagi. Ia telah meninggal syahid. Lalu kubopong tubunya dan kuletakan di atas kasur. Aku menghubungi mobil ambulans milik Bulan Sabit Merah untuk kedua kalinya. Namun dari sana mereka mengkhabarkan tidak bisa menjangkau tempat dimana aku berada. Pihaknya tidak bisa meyakinkan pasukan penjajah, sementara tempat aku ini dalam darurat militer. Mubarak tidak bisa berbuat apa-apa selain menemani jenazah ayahnya bersama anak dan sitrinya di rumah tetangganya tersebut hingga jam 8 pagi.

Akhirnya mobil ambulans tiba ke lokasi dan mengambil jenazah ayahku untuk dipindahkan ke rumah sakit. Mubarak bersama enam anak serta serta istrinya kini hidup dalam trauma mengingat peristiwa yang tak mungkin dilupakan. (asy)

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Sat Feb 28, 2009 6:14 pm

Mantan Menlu Israel Serukan Incar Para Pemimpin Hamas
[ 27/02/2009 - 01:27 ]

Al-Quds-Infopalestina : Mantan menlu Israel, Silvan Shalom dan anggota dari Partai Likud ultra kanan Zionis menyerukan mulai kembali operasi pembunuhan terhadap para pemimpin Hamas di Jalur Gaza. Dengan tujuan menghentikan serangan roket Palestina.

Dalam wawancaranya dengan salah satu televisi Israel, Shalom menyatakan, wajib bagi kita untuk membalas secara langsung penembakan roket perlawanan Palestina dengan menggelar kembali operasi pembunuhan terhadap para pemimpin “teroris”Hamas, ungkapnya.

Jika tidak, maka tak mungkin bagi kita meningalkan perang Gaza yang terjadi sejak 27 Desember hingga 18 Januari 2009 dan menewaskan 1300 jiwa serta melukai 5400 lainya.

Dalam kaitan ini, Shalom mengatakan, pertentangan tentang Negara Palestina bisa menghambat pembentukan pemerintah Zionis yang dipimpin Benyamin Netanyahu bersama menlu dari Partai Kadima, Tizpi Livni.

Shalom menyebutkan, agar diketahui ada kesepakatan terkait Iran, Hizbullah dan Hamas dengan Kadima. Akan tetapi, ada guncangan besara antara Kadima dan Likud terkait pembentukan dua Negara untuk dua bangsa. ini adalah masalah yang tak akan ada solusinya, tukasnya. (asy)

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Wed Aug 05, 2009 10:44 am

Milisi Abbas Culik 2 Pendukung Hamas di Nablus dan Lanjutkan Penyiksaan
[ 03/08/2009 - 09:45 ]



Nablus – Infopalestina: Milisi Abbas terus melanjutkan operasi penculikan terhadap kader dan pendukung Hamas di Tepi Barat. Sebanyak 2 orang dari pendukung gerakan, kemarin, diculik milisi Abbas di Nablus. Sementara itu mereka juga terus melakukan penyiksaan di penjara-penjara.

Sumber-sumber di kotaNablus menyebutkan bahwa milisi Abbas menculik seorang pedagang besar di kota bernama Shalah Muslih, saat dia lewat di jembatan Yordania sepulang menunaikan ibadah umrah. Sebelumnya milisi Abbas menyerbu rumah korban beberapa hari yang lalu saat korban sedang umrah. Mereka melakukan penggeledahan di dalam rumah secara kasar dan merusak isinya. Korban adalah pedagang besar di kota Nabus dan tokoh yang diperhitungkan di sana, salah seorang yang dibuang Israel ke Maraj Zuhur pada tahun 1992.

Milisi Abbas juga menculik seorang tahanan yang bebas dari penjara Zionis Israel, Abdul Rahman Ashur, setelah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

Milisi Abbas juga terus melakukan serangkaian penyiksaan di penjara-penjara mereka. Sumber-sumber di kota Qalqilya menyebutkan, akibat tindakan Israel ini kondisi kesehatan Syaikh Mahmud Rab’i memburuk yang ditahan sejak 5 bulan lalu, demikian juga kondisi Syaikh Muhammad Qasyu’ yang ditahan sejak 2 bulan lalu akibat penyiksaan yang mereka alami

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Wed Aug 05, 2009 10:46 am

Hamas: Abbas Jadikan Muktamar untuk Rayakan Penyiksaan Aktivis
[ 03/08/2009 - 11:10 ]



Bethlehem – Infopalestina: Gerakan Perlawanan Islam Hamas di provinsi Betlehem menegaskan pihaknya mengalami serangan ganas dan belum pernah terjadi sebelumnya dari milisi Abbas. Yang melancarkan operasi penculikan luas terhadap para pemimpin gerakan dan pendukungnya, menyiksa mereka secara brutal dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam siaran pers yang salinannya diterima koresponden Infopalestina, Senin (3/Cool, Hamas mengatakan, “Aksi-aksi penyiksaan dan pemukulan secara terus-menerus dalam segala bentuknya di semua bagian tubuh, pelecehan dan umpatan, sejumlah kader gerakan mengalami serangan jantung disebabkan oleh kerasnya penyiksaan, banyak dari mereka yang ditahanan mengalami berbagai patah di tangan, kaki dan tulang punggung; menunjukkan secara jelas bahwa Mahmud Abbas dan milidinys sedang berpesta di muktamar keenam gerakan Fatah untuk merubah kota perdamaian (Betlehem) menjadi tempat penyiksaan.

Sumber-sumber lokal di Bethlehem kepada koresponden Infopalestina sebelumnya mengatakan bahwa 3 dari aktivis gerakan mengalami serangan jantung dan stroke akibat kerasnya penyiksaan. Mereka adalah Fathi Ramlawi, Bassam Abu Diyah dan Hussam Ali al Yamani. Sementara itu Iyad Habib diculik setelah masa hukumannya habis dari penjara Zionis Israel; di mana dia tidak diperbolehkan untuk melihat keluarganya.

Banyak korban penculikan yang mengalami patah di tangan, kaki dan tulang mereka. Seperti yang terjadi pada Ahmed Habib. Sumber ini menyatakan bahwa penyelidikan yang disertai penyiksaan dilakukan milisi Abbas untuk memaksa mengetahui struktur organisasi, mekanisme komunikasi, dan cara untuk mendapatkan dana

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Wed Aug 05, 2009 10:47 am

Para Pemimpin Tawanan Kecam Ancaman Fatah Tangkap Anggota Parlemen
[ 04/08/2009 - 02:47 ]



Gaza-Infopalestina : Sejumlah anggota parlemen dan menteri Palestina di penjara Israel mengecam pernyaaan sejumlah petinggi Fatah dan milisi Abbas di Ramallah yang akan menangkapi para pemimpin Hamas dan wakil rakyatnya di Tepi Barat.

Dalam surat keterangan yang disusupkan dari penjara Israel yang berhasil dilansir infopalestina Senin (03/08) mengatakan, kami melihat ancaman ini sebagai penegasan baru atas tindakan yang selama ini dilakukan petinggi Fatah dan Otoritas Palestina (OP) di Ramallah terhadap anggota Hamas di Tepi Barat yang katanya tidak ada tawanan politik.

Mereka menegaskan, padahal tuntutan Hamas hanyalah pembebasan ratusan mujahidin dan pejuang Palestina yang ditangkap milisi OP di Tepi Barat. Disamping dapat memperoleh paspor bagi warga Palestina di Gaza. Para tawanan melihat tuntutan ini sangat wajar dan legal sesuai dengan kebutuhan nasionalisme dan kemanusiaan, terutama.

Di sisi lain, para pemimpin ini mempertanyakan, apa alasan Fatah dan OP terus melakukan penangkapan dan melarang warga Palestina memperoleh hak-haknya seperti mendapatkan paspor dan yang lainya ??. Kebutuhan terhadap paspor sangat penting untuk dokumen perjalanan ataupun dokumen berobat ke luar negeri ataupun belajar. Jika benar Fatah menginginkan anggotanya untuk hadir daam muktamar keenam di Betlehem, maka gerakan Hamas sangat penting untuk membebaskan anggotanya di penjara OP.

Sikap Fatah selama ini sangat bertentangan dan tertolak. Ancaman mereka untuk menangkap para pemimpin Hamas dan anggotanya di Tepi Barat mengungkapkan tentang aksi yang selama ini dilakukan sekelompok aliran di Fatah.

Dalam pada itu, para tawanan Palestina di penjara Israel menyerukan agar para pemimpin OP dan gerakan Hamas untuk komitmen terhadap undang-undang dan tidak melanggar hak-hak warga, mengakui koalisi hakiki dalam perpolitikan Palestina, meninggalkan ancaman, berjanji untuk meninggal tindakan-tindakan yang berseberangan dengan undang-undang atau kepentingan nasional. Mereka mengungkapkan penyeselannya sangat mendasar terhadap ancaman tersebut serta pernyataan-pernyataan yang tidak bertanggung jawab. Mereka berharap muktamar keenam Fatah dihadirin semua anggotanya secara lengkap

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Wed Aug 05, 2009 10:50 am

65 Tahanan Wanita di Penjara Israel

Al-Goul Serukan Pengadilan Kejahatan Perang Elit Israel
[ 04/08/2009 - 04:07 ]



Gaza – Infopalestina: Muhammad Faraj Al-Goul Menteri Tahanan Palestina meminta agar mengajukan elit Israel ke pengadilan sebagai penjahat perang karena tindakan pelanggaran terang-terangan terhadap tahanan wanita Palestina di penjara Israel.

Al-Goul menegaskan dalam siaran pers di kota Gaza (03/08) bahwa jumlah tahanan wanita Palestina di penjara Israel mencapai 65 orang. Tiga di antara mereka dari Jalur Gaza; mereka Wafa Al-Albas, Fathimah Az-Zaq, Raudlah Habib. Empat dari mereka dari kota Al-Quds dan sisanya berasal berbagai wilayah di Tepi Barat.

Al-Goul mengisyaratkan bahwa banyak penderitaan secara rutin yang diterapkan oleh dinas penjara Israel terhadap tahanan wanita Palestina. Di antaranya tidak boleh dibesuk, dilarang korespondensi surat, dilarang memasukkan kebutuhan pakaian dan sandal sepatu, serangan ke ruangan penjara pada dini hari, mengobrak abrik barang-barang tahanan dan mengesel para tahanan, menerapkan denda-denda yang besar dengan alasan yang tidak jelas.

Ia menegaskan bahwa tahanan wanita mengalami penderitaan yang lebih keras. Sepertiga dari mereka menderita berbagai penyakit, ada yang dalam kondisi kritis. Apalagi tidak ada pelayanan media khusus untuk menangani masalah mereka.

Beberapa di antara mereka mengalami penyakit menahun dan dibiarkan oleh Israel, dua di antara mereka adalah Amal Fayez Jum’ah dari kamp Askar yang kanker rahim dan Nawal Sa’di yang mengalami pembekakan di bagian kakinya akibat siksaan.

Menteri menegaskan bahwa ada sejumlah tahanan wanita yang melahirkan di penjara Israel dengan diborgol yang jumlahnya empat orang. Di antaranya adalah Fatimah Az-Ziq yang saat ini masih ditemani oleh anaknya Yusuf yang masih setahun.

Al-Goul mengungkap bahwa ada enam tahanan perempuan di bawah umur 18 tahun, disamping ada tahanan yang diculik bersama suaminya yang jumlahnya ada tiga orang. Ada lima tahanan wanita yang memiliki saudara laki-laki di penjara dan tiga tahanan wanita berstatus administratif.

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Wed Aug 05, 2009 10:53 am

Hamas: Pemutusan Dana ke Gaza Bentuk Hukuman Otoritas pada Warga Gaza
[ 04/08/2009 - 11:20 ]



Gaza – Infopalestina: Gerakan Perlawanan Islam Hamas menilai keputusan otoritas Ramallah menghentikan dana ke Jalur Gaza merupakan blockade kedua terhadap Jalur Gaza sekaligus hukuman buat rakyat Palestina. Dia menegaskan bahwa hal itu membuktikan buruknya etikad otoritas Abbas dan gerakan Fatah pada dialog nasional dan gerakan Hamas.

Jurubicara Hamas Fauzi Barhum, dalam pernyataan khusus kepada koresponden Infopalestina, Selasa (4/08), mengatakan, “Keputusan ini menegaskan bahwa otoritas Abbas dan gerakan Fatah masih menyempurnakan peran penjajah Zionis Israel secara jelas untuk menyiksa warga Gaza dan menghukum mereka karena menolak mendukung Abbas dan Fatah melakukan kudeta terhadap Hamas dan legalitasnya.”

Dia menyatakan bahwa keputusan semacam ini, jika benar, menegaskan bahwa otoritas Abu Mazen dan Fatah berada dalam bingkai partisipasi keamanan dengan penjajah Zionis Israel yang lebih mereka utamakan daripada partisipasi nasional dengan rakyat Palestina serta kekuatan-kekuatan perlawanan dan gerakan Hamas.

Barhum menegaskan bahwa keputusan ini mengungkap rencana berbahaya Abbas dalam proyek pemberangusan. Dia ingin menjadikan dialog untuk menutupi kejahatannya dan persiapan suasana untuknya, bukan untuk proyek rekonsiliasi.

Dia menambahkan, “Keputusan semacam ini menegaskan kebenaran sikap Hamas terhadap Abu Mazen dan Fatah, serta kebenaran komitmen Hamas untuk mengakhiri masalah tahanan politik dan pembebasan seluruh tahanan Hamas dari penjara Abbas di Tepi Barat.”

Dia melanjutkan, “Keputusan semacam ini adalah keputusan orang-orang yang bangkrut secara nasional, politik dan moral.” Menurutnya itu adalah upaya untuk menekan Hamas agar melunakkan sikapnya demi kepntingan Abu Mazen dan gerakan Fatah. “Upaya ini justru akan menambah kegigihan dan komitmen kami pada sikap nasional. Upaya itu tidak akan berhasil dan pasti akan gagal sepersi upaya-upaya sebelumnya terhadap Hamas

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Wed Aug 05, 2009 10:54 am

Qadumi Tuding Abbas dan Anteknya Himpun Jutaan Dana Korbankan Rakyat Palestina
[ 05/08/2009 - 02:53 ]



Tunis – Infopalestina: Sekjen gerakan Fatah Farouq Al-Qoudomi mengkritik keras Mahmoud Abas dan anteknya menghimpun jutaan dana untuk mengorbankan rakyat Palestina dan hak-haknya yang tercerabut. “Apakah kalian pernah baca dalam sejarah pimpinan gerakan revolusi memiliki jutaan dolar dan junaih (Mesir), mereka dan anak-anaknya,??” Soal Qadomi.

Dalam pernyataannya di Tunis kepada Infopalestina “setelah gugurnya al-akh Abu Ammar (Yaser Arafat) perlawanan menjadi diam. Dan Otoritas Palestina mengaku bahwa Intifadhah II hanya menimbulkan kerusuhan dan kehancuran di Tepi Barat, memperkeruh perundingan politik. Otoritas Palestina terus melakukan aksi pemberangusan fenomena perlawanan di Tepi Barat dengan kompensasi tunduk kepada perundingan politik dan memperkuat koordinasi dan kerjasama keamanan dengan keamanan Israel” tegas Qadomi.

Qadomi mengecam kenekatan Otoritas Palestina di Ramallah menganggap perlawanan sebagai tindakan kejahatan dan memeranginya serta mengangkat jenderal Dayton sebagai penguasan di Tepi Barat. Ia mengecam penunjukan Jenderal Amerika itu sebagai penanggungjawab pelatihan ribuan anak-anak muda dan pimpinan mereka dalam menangkapi aktifis perlawanan, pengejaran, dan penyitaan senjata atas nama menjaga keamanan. Qadumi menyebut kondisi di Tepi Barat sangat sulit. “Perlintasan disebar di semua jalan yang jumlahnya melebihi 669 perlintasan sebagai alat pemeriksaan gerak warga. Sehingga ekonomi national mandek, pengangguran meningkat hingga 87 % dan Tepi Barat menjadi terkepung dari segala arah, tidak bisa masuk dan tidak bisa keluar kecuali dengan izin Israel,” tegasnya.

Qadumi menambahkan, di sisi lain gerakan pemukiman dan pembangunannya meningkat dengan aktif. Israel terus menyita tanah warga Palestina, ratusan permukiman warga didirikan, jumlah warga Israel meningkat di Tepi Barat dan di sekitar Al-Quds dan didalamnya.

Qadumi menegaskan bahwa Jenderal Dayton menjadi pengendali kekuasan di Tepi Barat di masa depan, dan tentu terhadap warganya. Jenderal ini merasa bangga bekerjasama keamanan dengan Israel yang terus melakukan melakukan represif terhadap warga Palestina. perlawanan setiap saat menjadi bulan-bulan Israel dan milisi Abbas.

Ia menegaskan bahwa elit di Otoritas Palestina terlibat dalam korupsi dana mengorbankan warga Palestina. “Sebagai pejabat tenggelam dalam penghimpunan dana haram. Mereka hanyut dalam korupsi dan penyelundupan dana dan barang haram. Sementara Israel membiarkan tindakan bejat itu. “Apakah kalian pernah baca dalam sejarah pimpinan gerakan revolusi memiliki jutaan dolar dan junaih (Mesir), mereka dan anak-anaknya,??” Qadomi menyoal.

Qadumi mengejek, “Ada banyak kecoak di Fatah yang mencuri lebih dari satu juta dolar, apakah kalian pernah dengar pimpinan revolusi atau perlawanan nasional yang negerinya masih dijajah, berunding dengan musuhnya yang menjajah negerinya, kemudian secara terang-terangan mengendarai jet pribadinya dengan para asisten dan pengawalnya dari satu negeri ke negeri lain??”

“Apakah kalian mendengar pejabat yang senang kepada pajak dan bea cukai untuk dimasukkan ke rekening pribadinya? Apakah pernah dalam sejarah Anda baca sebuah Negara yang mengaku revolusi di era modern mengancam menghentikan gaji pegawainya?? Ribuan kasus pernah terjadi pejuanga dan pejabat berpengalaman dihentikan karena pensiun dan digantikan oleh anak ingusan yang tidak memiliki ilmu untuk menjabat jabat penting???” imbuh Qadumi mengejek.

Soal konferensi VI Fatah, Qadumi menegaskan, “Apakah pimpinan Fatah tidak merasa “gempuran” permukiman Israel ke tempat konferensi di Betlehem??”

“Apakah para pimpinan Fatah generasi pertama yang masih asli diam saja sampai mereka melupakan dasar-dasar dan prinsip politiknya? Saya tidak yakin, beberapa hari ke depan akan melahirkan perkembangan dan peristiwa,” tegas Qadumi

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Wed Aug 05, 2009 10:56 am

Hamas: Pembunuhan Abu Thaimah Bukti Kejahatan Abbas dan Fatah
[ 05/08/2009 - 01:54 ]



Gaza – Infopalestina: Gerakan perlawanan Hamas menilai tindakan milisi Abbas membunuh As-Syahid Kamal Abu Thaimah merupakan eskalasi berbahaya terhadapnya dan anggotanya di Tepi Barat.

Dalam keteranganya kepada Infopalestina kemarin (4/Cool Hamas mengatakan, terbunuhnya A-Syahid Abu Thaimah mencerminkan niat Mahmud Abbas dan Fatah terhadap gerakan Hamas. Mereka dinilai telah berubah menjadi sekedar diperalat Zionis untuk mengamankan kepentingan entitas penjajahan dan tujuan-tujuan jahatnya.

Gerakan Hamas menyerukan kepada semua pihak yang menangisi tidak bisa keluarnya anggota Fatah dari Gaza untuk menegaskan sikap mereka terhadap tindakan jahat milisi Abbas yang sangat memalukan ini.

Sejumlah sumber menegaskan bahwa Syekh Kamal Abu Thaimah, salah seorang pimpinan gerakan Hamas di Tepi Barat gugur syahid setelah mengalami mati suri akibat gegar otak karena disiksa di salah penjara milisi Abbas di Tepi Barat.

Sumber juga menegaskan kepada Infopalestina kemarin Selasa (04/08) bahwa sumber medis di Jordania yang menangani pengobatan korban menyatakan penyebab meninggalnya adalah karena siksaan keras yang dialami korban. Setelah meninggal jasad korban akan dipulangkan ke Tepi Barat untuk dimakamkan

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Sat Aug 15, 2009 8:55 am

Pembunuhan Hamadina Bentuk Pelaksanaan Agenda Amerika dan Zionis
[ 11/08/2009 - 12:22 ]


Gaza – Infopalestina: Kementrian Informasi Pemerintah Palestina yang dipimpin PM Ismail Haniyah mengungkapkan kemarahan dan kecamannya atas pembunuhan Fadi Hamadina oleh milisi Abbas. Pihaknya menilai otoritas Ramallah bertanggung jawab penuh atas gugurnya Hamadina dan yang lainnya yang meninggal lebih dulu akibat penyiksaan di penjara-penjara Tepi Barat.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan hari ini, Selasa (11/08), Kementrian Informasi Palestina di Gaza menegaskan bahwa berlanjutnya kebijakan represif terhadap warga ini tidak mencerminkan keaslian bangsa Palestina. Namun mencerminkan realita pelaksanaan agenda luar, Amerika dan Zionis, yang disupervisi langsung oleh Jenderal Amerika Keith Dayton.

Otoritas Ramallah diminta membebaskan tangan para pejuang dan perlawanan agar mereka bisa melawan penjajah dan gerombolan pemukim Yahudi yang melakukan kerusakan di distrik-distrik Tepi Barat. Karena penjara adalah tempat yang layak buat para antek penjajah, bukan para pejuang dan perlawanan.

Kementrian Informasi menyerukan kepada faksi-faksi Palestina untuk melasanakan tanggung jawabnya dan tidak diam saja melihat berlanjutnya aksi-aksi pembunuhan sistematis dan penyiksaan brutal di penjara-penjara otoritas Ramallah. Agar mengambil langkah-langkah praktis demi menghentikan kejahatan ini.

Pihaknya juga menghimbau kepada lembaga HAM dan kemanusiaan agar mengambil sikap berani terhadap aksi-aksi pembunuhan yang terus berlanjut dan penyiksaan brutal di penjara-penjara milisi Abbas serta menghentikan segala bentuk pelanggaran secara terang-terangan terhadap HAM.

Seperti dilaporkan sebelumnya, seorang korban penculikan yang ditahan milisi Abbas di penjara Junaid di Nablus, Fadi Husni Abdul Rahman Hamadina (28), asal desa Usairat Utara, gugur hari Senin (10/08), akibat penyiksaan brutal yang dilakukan oleh milisi Abbas.

Sumber-sumber dekat keluarga korban mengatakan bahwa Hamadina telah diculik dan ditahan milisi Abbas (dinas intelijen umum) sejak tangga 15 Juni 2009 lalu. Dia dipindahkan ke penjara Junaid di Nablus. Di terus menjalani interogasi yang dibarengi dengan penyiksaan secara brutal. Disebutkan bahwa korban adalah seorang mahasiswa di Universitas Terbuka al Quds, dia bekerja sebagai tukang cat.

Sebelumnya, Selasa (4/08) diumumkan kematian Abu Thaima (44 tahun) di rumah sakit al Madinah al Thibiyah ibukota Amman, Yordani, akibat penyiksaan brutal yang dilakukan milisi Abbas. Korban yang berprofesi sebagai guru ini dibebaskan dari penjara milisi Abbas pada 3 Juni 2009 lalu dalam kondisi kritis, setelah mengalami koma selama lebih dari satu minggu di penjara milisi Abbas di Hebron


Terakhir diubah oleh heru zulkarnain tanggal Sat Aug 15, 2009 8:58 am, total 1 kali diubah

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Sat Aug 15, 2009 8:57 am

Human Right Wacht: Israel Bunuh Sipil Palestina Yang Angkat Bendera Putih
[ 13/08/2009 - 11:07 ]


New York – Infopalestina: Organisasi HAM Internasional Human Right Wacth menegaskan bahwa secara meyakinkan pasukan Israel membunuh 11 warga sipil Palestina yang mengibarkan bendera putih tanda menyerah pada saat agresi keji Israel ke Jalur Gaza beberapa bulan lalu.

Dalam laporan hasil investigas setebal 63 halaman yang dilansir oleh kantor berita Frans Press edisi kemarin Kamis (13/08) bahwa pasukan Israel membunuh 11 warga sipil Palestina dalam 7 kasus terpisah. Lima di antara korbannya adalah wanita dan empat anak-anak. Sementara delapan lainnya mengalami luka ditembak pada saat mereka mengibarkan bendera putih.

Laporan HRW yang didasarkan kepada saksi-saksi, analisis medis menegaskan bahwa warga sipil yang menjadi korban itu berkelompok, dan tidak ada satupun pejuang perlawanan Palestina pada saat itu. Laporan menyerukan kepada pasukan Israel untuk melakukan investigasi kasus-kasus kejahatan di atas.

Laporan menegaskan bahwa ke 11 sipil Palestina itu bukan menjadi tameng manusia bagi pejuang Hamas dan juga tidak meninggal dunia karena baku tembak.

Laporan menambahkan bahwa pasukan Israel dalam kondisi baik, mereka bisa berhati-hati dan bisa membedakan mana warga sipil sebelum terjadi baku tembak, seperti yang ada dalam undang-undang peperangan.

Laporan menambahkan bahwa dalam kondisi terburuk, pasukan Israel sengaja menembak warga sipil sehingga mereka bertanggungjawab dari kejahatan perang. Laporan investigasi ini adalah keenam yang dikeluarkan oleh HRW soal serangan dan agresi

heru zulkarnain
Senior Member
Senior Member

Number of posts: 694
Age: 20
Location: Bogor Kota Ujan
Points: 115

Re: GAZA NEWS UPDATE

Post by heru zulkarnain on Sat Aug 15, 2009 8:59 am

Milisi Abbas Kembali Tangkap dan Culik 12 Kader Hamas di Tepi Barat
[ 13/08/2009 - 09:24 ]


Tepi Barat – Infopalestina: Milisi Abbas terus melakukan aksi penangkapan dan penculikan terhadap kader Hamas di Tepi Barat. Kemarin sore Rabu, mereka menangkap 12 kader Hamas di sejumlah distrik di Tepi Barat.

Situs resmi Hamas di Tepi Barat Umamah dalam bayannya hari ini Kamis (13/08) yang diterima oleh Infopalestina menegaskan bahwa milisi Abbas menangkap 12 kader Hamas di Tepi Barat. Mereka adalah sebagai berikut:

Di Tulakrm:

Jaudah Zaglo, Muhammad Kan’an, Muhammad NAsrullah, Muhammad dan Ali Jundub (bersaudara), Mujahid dan Hamzah Shafi (bersaudara) mereka semua ditangkap di masjid Younus di kota Tulkarm. Kemudian, Muhammad Thafis ditangkap setelah tokonya digeledah, Jamal Khattab, eks tahanan Palestina yang ditangkap setelah dipanggil untuk investigasi, Syekh Mahmoud Al-Hijaz, pegawai di dinas Wakaf Palestina.

Di Betlehem:

Mahmoud Adwi ditangkap sejak 10 hari lalu.

Jenin:

Arsan Abu Hasan, warga baldah Yamon bekerja sebagai guru di sana dan juga eks tahanan Palestina di penjara Israel diculik milisi Abbas setelah dipanggil untuk investigasi
  • Kirim topik baru
  • Kirim balasan

Waktu sekarang Fri Jul 30, 2010 6:44 am